AmigdalaNews.com (JAKARTA) – Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet dan melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Namun, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pergantian Sri Mulyani bukan karena pengunduran diri ataupun pencopotan. Ia menyatakan bahwa reshuffle tersebut adalah hak prerogatif Presiden, dan dilakukan berdasarkan evaluasi internal
“Bukan mundur, bukan dicopot. Presiden melakukan perubahan formasi sesuai hak prerogatif beliau,” ujar Prasetyo di Istana Negara.
Ketika ditanya lebih lanjut soal apakah Sri Mulyani mengajukan surat pengunduran diri, Prasetyo menolak mengomentari detail tersebut, hanya menekankan bahwa keputusan ini adalah bentuk penyegaran kabinet demi kepentingan bangsa.
Selain Kementerian Keuangan, Presiden Prabowo juga merombak susunan menteri di:
- Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan
- Kementerian Koperasi
- Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)
- Kementerian Pemuda dan Olahraga
Selain itu, ditambahkan 1 kementerian baru dalam struktur Kabinet Merah Putih.
Sri Mulyani sebelumnya sempat disebut sebagai kandidat kuat untuk tetap menjabat sebagai Menkeu di pemerintahan Prabowo 2024–2029. Ia bahkan dilaporkan telah menemui Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada 14 Oktober 2024.
Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Presiden Prabowo memilih arah baru dalam formasi ekonominya.*





